ASUS E202, Untuk Kamu yang Produktif dalam Mobilitas

“Bu Ev, loe ‘gak cape apa setiap hari laptopan terus?” tanya seorang teman kantor yang melihat saya sibuk berkutat di depan notebook sementara teman-teman lainnya sedang ngobrol sambil mengerjakan tugas. Saya sudah sering mendapatkan pertanyaan seperti itu, baik dari orang-orang kantor, orang rumah, bahkan teman-teman di dunia maya. Jawabannya sudah pasti cape, tetapi saya menikmati kondisi tersebut sehingga rasa lelah seolah sirna.

Bahkan koordinator saya juga pernah mengatakan seperti ini: “Bu Ev mah ada waktu senggang dikit langsung buka laptop, ke mana-mana pasti laptopan”. Yap itu benar sekali, saya sudah seperti tidak bisa terpisahkan dengan notebook, sama seperti halnya smartphone. Habis mau bagaimana lagi, kalau tidak memanfaatkan waktu dengan benar maka profesi saya sebagai penyuluh lapangan sekaligus blogger jadi tidak bisa berjalan beriringan. Dari pada diam saja sambil mengobrol, mending buka notebook menyelesaikan pekerjaan yang tertunda atau mencicil tulisan untuk blog.

asus-e202

dicandid teman saat sedang rapat gara-gara masih laptopan saja :p *jangan ditiru hehe

Peran Notebook Bagi Penyuluh Lapangan Merangkap Blogger

Beberapa senior saya di kantor ada yang tidak bisa menggunakan komputer, apalagi notebook. Maklum mereka memang angkatan lama yang dulu kerjanya benar-benar terjun di lapangan tanpa terlibat dengan urusan administrasi secara digital. Tetapi sekarang berbeda, seorang penyuluh wajib bisa menggunakan komputer atau notebook baik penyuluh muda maupun penyuluh senior. Senior yang belum menguasai komputer diminta untuk sedikit demi sedikit bisa menggunakannya, paling tidak mereka bisa mengetik laporannya sendiri. Soalnya sekarang sudah zamannya online, semua laporan harus dimasukan ke dalam sistem agar bisa dipantau hingga ke pusat.

Tidak hanya itu, petani yang dulu dengan petani sekarang itu jauh berbeda. Mereka sudah mengalami kemajuan teknologi. Zaman dulu mana ada petani yang menggunakan messenger, sekarang sebagian dari mereka sudah bisa menggunakannya. Termasuk untuk media penyuluhan, kalau dulu penyuluh cukup berbicara di depan petani saja atau menggunakan kertas koran sebagai media pembelajaran, sekarang para petani lebih tertarik jika menggunakan media audio visual dalam bentuk video.

asus-e202

Media audio visual lebih disukai saat penyuluhan, dibutuhkan notebook dan infokus untuk mewujudkannya

Para petani di tempat saya senang sekali jika materi penyuluhan disampaikan dalam bentuk visual melalui power point atau audio visual dalam bentuk video. Menurut mereka itu lebih menarik dan lebih mudah diserap informasinya dari pada melalui ceramah saja. Itu sebabnya, ke lapangan pun terkadang saya masih membawa notebook untuk membantu dalam penyuluhan. Terkadang juga jika sedang menunggu petani, saya masih membuka notebook di saung atau di rumah petani sambil memanfaatkan waktu dari pada menunggu tidak jelas.

asus-e202

Dua tahun yang lalu, kebiasaan laptopan di mana-mana 😀

Selain membantu saat saya bekerja sebagai penyuluh, notebook sudah seperti teman sejati bagi saya ketika menjadi seorang blogger. Selama ini saya selalu menggunakan notebook untuk menghasilkan sebuah tulisan. Rasanya lebih luas dan lebih enak saja jika menulis melalui notebook. Tetapi ada lho beberapa orang teman yang bisa menulis hanya dengan menggunakan smartphone saja. Saya sebenarnya juga bisa, tetapi rasanya tidak puas jika melalui smartphone. Apalagi jika harus membuat design grafis tertentu dengan menggunakan software, maka harus menggunakan notebook untuk menghasilkannya.

asus-e202

Ketika menunggu boarding di Bandara Sultan Hasanudin Makassar bulan Mei 2017 lalu memanfaatkan waktu sambil ngedraft tulisan

Ketika sedang dinas luar atau sedang berkesempatan meliput di suatu daerah yang memungkinkan membawa notebook, maka saya akan membawanya. Itu saya lakukan agar tetap dapat mengerjakan tugas beserta tulisan disaat sedang senggang sehingga saat saya pulang nanti tidak menumpuk hutang pekerjaan atau tulisan.

Hanya saja karena harus membawa notebook, maka saya harus menyediakan tas sendiri khusus untuk membawanya dan perlu menambah tas lain untuk membawa barang lainnya. Kemudian, jika di tempat menginap tidak memungkinkan untuk menyimpan notebook (misalnya karena lemari di kamar hotel tidak terkunci dengan baik), maka saya akan tetap membawa notebook saat bertugas. Imbasnya, cukup repot karena harus menjaga tas. Belum lagi rasa pegal karena harus membawa notebook mobile ke sana-sini.

Itu sebabnya saya sempat berpikir untuk menggunakan notebook khusus yang mendukung produktivitas dalam mobilitas. Notebook yang saya pakai saat ini nantinya khusus untuk digunakan saat di rumah atau kalaupun harus dibawa disesuaikan dengan kebutuhan. Yang pasti notebook pendukung mobilitas dan produktivitas ini tidak perlu besar dan sebaiknya memiliki berat yang ringan agar nyaman dibawa ke mana saja.

Ada tidak ya notebook seperti itu? ternyata ada lho notebook keluaran dari ASUS yang mendukung produktivitas dalam mobilitas yaitu ASUS E202. Notebook berukuran A4 ini menggunakan prosesor Intel hemat daya yang menawarkan masa aktif baterai hingga 8 jam, dan memiliki port USB 3.1 Type-C yang sangat menghemat waktu, karena  USB dapat dicolok dengan berbagai arah dengan colokan reversible setiap saatnya dan kecepatan transfer USB 3.1 ini lebih cepat 11x dibandingkan USB 2.0. Untuk lebih jelasnya, saya jabarkan pada pemaparan berikut ini ya.

asus-e202

Makin Produktif Dengan ASUS E202

Bukan ASUS namanya kalau tidak terus berinovasi menghasilkan produk berkualitas berdasarkan kebutuhan dan segmentasi pasar. ASUS mengeluarkan notebook E202 yang sangat mendukung orang-orang dengan mobilitas tinggi untuk terus bekerja dan berkarya di sela-sela kesibukannya. Bentuknya yang mungil disertai dengan kapasitas baterai tahan lama membuatnya cocok untuk digunakan oleh berbagai segmen mulai dari segmen pelajar dan mahasiswa maupun pekerja.

Coba kita lihat, apa saja sih spesifikasi dan keunggulan yang ditawarkan oleh ASUS E202 yang menjadikannya notebook 11,6 inci pertama dengan USB 3.1 Type-C ini.

asus-e202

Pertama, Memiliki Ukuran Sebesar Kertas A4 dan Berbobot Ringan

ASUS E202 didesign khusus agar selalu siap digunakan kapan pun dan di manapun. Bobotnya yang ringan yaitu hanya seberat 1.21kg saja ditambah dengan bentuknya yang mungil, membuat notebook dari ASUS ini mudah di masukkan ke dalam tas. ASUS E202 memiliki dimensi 193 x 297 mm dan ukurannya tersebut tidak lebih besar dari kertas A4. Membawa ASUS E202 untuk kebutuhan komputasi dalam keadaan mobilitas tinggi sangat membantu sekali.

asus-e202

Kedua, Daya Tahan Baterai Kuat

Tidak hanya ukurannya yang mungil serta beratnya yang ringan, ASUS E202 juga memiliki daya tahan baterai yang kuat yaitu dapat bertahan hingga 8 jam penggunaan. Jadi, kita tidak perlu khawatir ketika menggunakan notebook ini di mana saja terutama saat berada di luar.

Daya tahan baterai yang tidak cepat habis ini berkat komponen prosesor Intel Celeron Dual Core N3060 generasi kelima atau Braswell yang mengkonsumsi daya cukup rendah yaitu hanya 6 watt saja. Rendahnya konsumsi daya itu membuat kapasitas baterai tidak cepat terkuras dan memiliki nilai Thermal Design Power (TDP) yang kecil [1].

Ketiga, Tidak Bising Karena Tanpa Kipas (Fanless)

Berkat nilai TDP yang rendah maka notebook ASUS E202 tidak menghasilkan panas yang tinggi. Hal ini menyebabkan notebook ini tidak memerlukan perangkat pendinginan dengan kipas (fanless) yang umumnya membuat  notebook menjadi bising saat digunakan. Kita dapat bekerja secara nyaman dengan menggunakan ASUS E202 ini terutama di tempat yang mengharuskan untuk meminimalisir suara.

Keempat, Pilihan Warna dan Design Fisik Keren

ASUS memang selalu mengerti tentang design perangkat yang elegant bagi para usernya. Nah, ASUS E202 ini memiliki desain cover yang membuatnya terlihat keren ketika dilihat, apalagi notebook yang hadir dalam versi Windows 10 dan juga DOS ini tersedia dalam pilihan warna Silk White, Dark Blue, Lightning Blue dan Red Rouge.

asus-e202

Bagi teman-teman yang suka menggunakan notebook tanpa mouse, ASUS E202 dilengkapi dengan touchpad yang ukurannya 36% lebih besar dibandingkan dengan touchpad notebook sejenis. Touchpad ini sangat responsive serta memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Ini yang lebih keren lagi, Touchpad pada ASUS E202 memiliki fitur teknologi ASUS Smart Gesture yang memungkinkan touchpad menjadi lebih intuitive. Berkat fitur tersebut, touchpad pada ASUS E202 jadi memiliki banyak fungsi yang dapat digunakan seperti gesture pada layar sentuh.

Kemudian, walaupun ASUS E202 berukuran mungil sebesar kertas A4 tetapi notebook ini memiliki keyboard yang nyaman berkat desain one-piecce chiclet keyboard. Jarak antar keyboard sebesar 1.66 mm sehingga saat kita mengetik akan terasa nyaman di jari-jari.

Suka mengetik sambil mendengarkan musik? kalau saya sih iya gak tau kalau Mas Anang. Nah, notebook ini memiliki fitur dua kualitas audio yang terbaik. Speaker yang menghadap depan langsung membuat kita segar ketika mendengarkan hentakan musik dari notebook. ASUS E202 dilengkapi dengan teknologi ASUS Sonicmaster berkolaborasi dengan ASUS Golden Ear team menghasilkan suara yang lebih dalam dan bersih walaupun bervolume tinggi.

asus-e202

 

Kelima, Dukungan Fungsional Port dan Kapasitas Memory

Bentuk yang mungil tidak membuat ASUS E202 kehilangan fitur menarik dan bermanfaat. Notebook ini tetap memiliki dukungan beberapa USB port dan sebuah micro HDMI port untuk menghubungkan dengan perangkat lainnya, serta sebuah slot MicroSD untuk menyimpan atau memindahkan file.

USB port yang ada di ASUS E202 adalah USB 3.1 tipe C yang dapat digunakan untuk memindahkan data dengan kecepatan 5 Gbps. Berkat kecepatan tersebut ini maka sangat menghemat waktu ketika melakukan transfer data. Dengan adanya USB port tersebut, menjadikan ASUS E202 sebagai notebook 11,6 inci pertama di dunia yang menggunakan teknologi USB 3.1 Type-C.

asus-e202

Selain fitur USB yang memiliki kecepatan tinggi, pengguna E202 juga dapat menyimpan banyak file penting di notebook yang ukurannya hanya sebesar kertas A4 ini. ASUS memberikan perangkat penyimpanan berbasis Hard Disk Drive (HDD) mencapai 500GB. Wow dengan ukuran tersebut, saya bisa menyimpan file foto maupun video cukup banyak.

Masih ada lagi nih space untuk penyimpanan yang dapat diakses di manapun asalkan terkoneksi dengan internet melalui ASUS cloud service. Jadi, kalau flash disk atau hard disk external tidak terbawa namun membutuhkan file dalam waktu cepat maka dapat mengakses file yang sudah tersimpan di ASUS cloud service. ASUS WebStorage memberikan penawaran bagi user agar dapat mensikronisasi semua data. Tersedia 16GB Webstorage secara gratis untuk satu tahun bagi setiap EeeBook.

Keenam, Harga Terjangkau

ASUS memang paling mengerti dengan usernya, notebook yang dibuat dengan segmentasi mulai dari siswa hingga orang kantoran ini tentu memiliki harga yang relatif terjangkau untuk ukuran notebook. ASUS E202 versi Windows 10 dan DOS ini dijual dengan harga di angka tiga jutaan saja lho.

Selain beberapa fitur dan keunggulan yang terdapat di atas, ASUS E202 membuat pengguna dapat mengakses internet lebih cepat berkat teknologi Wi-Fi terbaru 802.11ac. Teknologi tersebut mampu membuat user berselancar dengan cepat saat mencari informasi atau saat melakukan downloading hingga streaming video.

Coba kalau dipikir-pikir, memiliki ASUS E202 ini very worth it banget kan ya. Alasannya seperti yang sudah disebutkan tadi: bentuknya mungil seukuran A4, beratnya ringan, baterai tahan lama, hemat daya, memorynya cukup besar hingga harga yang terjangkau. Cocok deh untuk menemani kita yang membutuhkan produktivitas tinggi dalam mobilitas yang tinggi juga.

asus-e202

“Terus kalau nanti misalnya memiliki ASUS E202 mau digunakan seperti apa Ev?”

Saya sudah ada rencana akan mengkolaborasikan dengan notebook ASUS A450 CC yang sudah terdahulu menemani. ASUS A450 CC nantinya akan dikhususkan untuk kegiatan blogging yang membutuhkan kreatifitas. Di notebook tersebut sudah terinstall beberapa software olahan grafis serta software editing video yang sudah cukup memakan memory.

Lalu semua file yang tidak ada hubungannya dengan blogging saya pindahkan ke ASUS E202 khususnya file yang berhubungan dengan kerjaan kantor. Tetapi saya tetap membackup beberapa file kantor penting di ASUS A450 CC untuk berjaga-jaga, begitupun sebaliknya membackup beberapa file penting di ASUS E202.

Kalau sudah begitu, tetap membawa notebook saat bekerja baik di kantor maupun saat melakukan penyuluhan di lapangan jadi enak. Bekerja jadi tenang, tidak khawatir apabila harus mengirimkan data dalam keadaan mendesak termasuk menanggapi permintaan dari client ciyeeee terkait blogging. Dua-duanya dapat berjalan secara beriringan, produktivitasnya dapet, mobilitas pun tidak terganggu berkat hadirnya ASUS E202.

Sumber Informasi:

Sobathape.com. 2016. ASUS E202, Notebook 11,6 Inci Penuh Warna dengan Baterai 8 Jam. http://sobathape.com/2016/11/03/asus-e202-notebook-116-inci-penuh-warna-dengan-baterai-8-jam/ [diakses tanggal 13 Juni 2017].

57 Comments

    • evrithink

      Reply

      iyap kalo ke lapangan jadi gak berat bawa laptop, aku penyuluh Bai, haha

  1. Reply

    cocoklah kalau di pakai blogging ya mbak ev? apalagi kalau buat mobile, sepertinya recommended banget.
    enteng, baterai tahan lama & mudah di bawa

    • evrithink

      Reply

      Betul, kalo membukit dan men-pantai *maksa amat hehe, bisa bawa E202 ini, pas senggang nyambi nulis deh

    • evrithink

      Reply

      Iya mbak, kualitas, spesifikasi, dan harga disesuikan dengan segmentasi konsumen

    • evrithink

      Reply

      Boleh mbak, saya pakai laptop dan smartphone ASUS, so far alhamdulillah aman

  2. Reply

    wahini.. cocok bingits pake notebook yang enteng.. biar nggak pegel kalo terpaksa online di tengah sawah 😀

    • evrithink

      Reply

      Betulll sekali mas Eko, bisa masuk ke tas ransel ku dan gak berat jadinya

  3. Reply

    Ev, titip pesan ke asus, pelayanan purna jualnya mengecewakan, padhl sebelumnya sya suka pake asus krn bgus. Tp pas rusak, cs nya payah, hehe

    • evrithink

      Reply

      Sudah disampaikan ke ASUS ya teh, pas saya dua kali ke ASC untuk perbaikan smartphone dan laptop alhamdulillah cepat dan tidak apa2, mungkin beda kali ya kerusakannya ada yg bisa ditangani regional dan mungkin ada yg harus ke pusat

  4. Reply

    Gak cuma pekerja lapangan lho yang butuh laptop enteng tapi spesifikasi mentereng, aku sebagai siswa berbasis onlinepoun butuh banget mbak laptop dengan model begini…. Ringan, harga bersahabat tapi gak jelek-jelek amat.. Hihihi.. Kayaknya makin seru nih kalau mbolang tetep bawa laptop karena entwng dan daya baterrainya pun gak gampang habis.. Hehhee..

    Sukses ya mbak ev

    • evrithink

      Reply

      Klo pas mbolang dan butuh notebook emang cocok bawa notebook yg ringan, beban bawaan jadi berkurang

  5. Reply

    PC ALl in one ASUS hadiah ngeblogku juga ciamik mbak. Apalagi suaranya. mantep.
    layarnya 19 inch, legaaa.
    cuma ya rada aneh kalau ditenteng kemana mana hahaha

    gambar-gambarnya asik/
    dan salut dengan pekerjaannya sebagai penyuluh pertanian masih bisa gesit bikin konten kreatif.
    lanjutkan mumpung masih muda.
    semoga makin jaya

    • evrithink

      Reply

      Wahhhh dikunjungi mastah, pc all in one mu mesti kece mbak, kalo aku punya itu mau aku instalin software2 grafis yg berat

  6. Reply

    ga hanya petani y mba yg lbh suka tampilan audio atau visual klo bawain training audio visualnya ga enak mesti dapet kritikan dari pesertanya makanya butuh bgt leptop kek asus gini y mb Ev menunjang produktifitas ?

    • evrithink

      Reply

      Haseeek soalnya audio visual itu lebih hidup dan gak bikin ngantuk, jadi petani lebih suka

  7. Reply

    uwih… cocok banget kalo buat acara ato gathering kemana gitu ini laptop,,
    ga berat di bawa di tas ya mbak,
    Ciee,, itu loh rahasianya bu evrina, daripada sibuk ngalor ngidul ga ada jluntrungnya, mending ngetik ato bikin bahan tulisan.,
    keren euy bu penyuluh satu ini, hehehee
    sukses yaa mbak ev 😀

    • evrithink

      Reply

      Makasih ya, tapi klo keseringan laptopan aku jadi lupa sama di sekitar hehe

    • evrithink

      Reply

      Aihhhh makasih ya, semoga tabungannya segera kumpul dan meminang E202

    • evrithink

      Reply

      Hihi makasih mas, iya buat mobile enak banget nih bawa notebook yg ringan

  8. Reply

    Waduh makin ciamik aja nih mbak ervina alias evrithink.
    Baru sadar kalo ini rumah barunya ya….
    Mudah2an dapet laptop biar makin giat nulisnya ya…

  9. Reply

    Duhh judul sub babnya bikin aku teringat judul skripsi euy.. peran blabla dalam meningkatkan lalala. Hahaha.. maafkan ya Vy. Pikiran aku ke kuliah mulu nih hihihi

  10. Reply

    Semua keunggulannya memang cocok banget buat pekerjaan mbak Ev yang sering di lapangan ya Mbak… Pasti jadi lebih gampang nyelesain tugas juga untuk kebutuhan blogging.

  11. Reply

    Kak EV, good luck ya.
    Ayahku juga dulunya penyuluh tapi udah pensiun dini. Kalian kalau ngobrol pasti nyambung deh.

    • evrithink

      Reply

      Waaaah salam buat ayah ya, senang banget ketemu senior penyuluh karena pengalamannya lebih banyak

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *