Potong 10 Persen, Membuat Kita Menjadi Generasi Hemat Energi

Ternyata tidak hanya lahan hijau saja yang berkurang, tetapi juga ternyata sumber energi yang sebagian besar berasal dari energi tidak terbarukan atau energi fosil. Menghadapi kenyataan tersebut sudah sepatutnya kita bergerak melakukan penghematan dalam penggunaan energi. Salah satunya adalah dengan menjadi bagian dalam kampanye potong 10 persen yang membuat kita menjadi generasi hemat energi.

Pada pertengahan bulan Mei 2017 ini tepatnya tanggal 20-21 Mei 2017 saya berkesempatan untuk mengikuti Kampanye Hemat Energi Potong 10 persen yang digagas oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM). Kampanye ini dilaksanakan secara serentak di tiga kota besar yaitu Denpasar, Balikpapan dan Makassar yang menyasar para pelanggan listrik skala rumah tangga. Saya ambil bagian di Kota Makassar bersama dengan teman-teman lainnya.

potong-10-persen

Latar Belakang Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen

Sehari menjelang diadakannya Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen, Kementerian ESDM melaksanakan Press Conference guna menjelaskan maksud diadakannya kampanye tersebut. Hadir sebagai pembicara yaitu Bapak Gunawan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Ibu Farida dari Kementerian ESDM dan Yunita sebagai duta energi di Makassar.

Bapak Gunawan sebagai pembicara pertama menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan sangat mendukung Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen. Bahkan kampanye tersebut sudah dimulai sejak tahun lalu. Pemprov menyadari bahwa konsumsi listrik rumah tangga ternyata paling besar porsinya dalam pemakaian energi, maka diperlukan penyadaran kepada masyarakat untuk penghematan energi. Apalagi masih ada masyarakat di pelosok daerah yang masih belum merasakan sumber energi, sehingga langkah penghematan ini sangat membantu dalam proses pemerataan penggunaan sumber energi. Di Sulawesi Selatan nantinya akan dibangun pembangkit listrik baru. Pembangkit ini terrmasuk yang terbesar di luar Pulau Jawa demi tercapainya target pemerataan listrik 100% di seluruh wilayah Indonesia yang dicanagkan oleh pemerintah pada tahun 2019.

potong-10-persen

Dari kiri ke kanan: Bapak Gunawan, Ibu Farida dan Mbak Yunita

Penjelasan lebih rinci lagi datang dari Ibu Farida mengapa kita perlu terlibat dalam kampanye hemat energi ini. Pertumbuhan konsumsi energi saat ini cenderung meningkat. Sayangnya, peningkatan ini tidak diiringi dengan pertumbuhan sumber energi itu sendiri. Energi fosil adalah energi tidak terbarukan yang menjadi sumber utama penggunaan energi. Apabila tidak dilakukan konservasi dan penghematan, maka energi fosil ini akan habis karena terus-menerus digunakan. Itu sebabnya kampanye penghematan energi sangat perlu untuk dilakukan dan mampu diimplementasikan hingga level rumah tangga.

Kampanye ini menyasar wilayah Indonesia bagian Timur lerlebih dahulu yang diwakili oleh tiga kota besar seperti Balikpapan, Denpasar, dan Makassar. Pemilihan berdasarkan konsumsi pemakaian energi yang cukup besar di tiga kota tersebut. Kampanye akan dilanjutkan di sepuluh kota besar lainnya di wilayah Barat yang juga memakai konsumsi energi cukup besar. Baru kemudian akan berakhir di Jabodetabek.

Lebih lanjut Ibu Farida menjelaskan bahwa konservasi energi melalui Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen ini lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan memproduksi energi yang memakan biaya lebih mahal. Dengan menghemat 1 kWh akan lebih mudah dibandingkan memproduksi 1 kWh. Penghematan 10 persen pada sektor rumah tangga dapat menghemat listrik setara dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 900 MW.

potong-10-persen

Penghematan sebanyak 10 persen hingga tiga tahun kedepan sama dengan menghemat pembangunan PLTU baru. Dengan menghemat 10 persen juga dapat memberikan listrik sekitar 2,5 juta kepala keluarga di seluruh desa di enam provinsi di Indonesia Timur atau setara dengan 10 juta jiwa yang akan mendapatkan akses listrik. Apabila diilustrasikan, dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik di rumah selama satu jam per hari saja maka dapat menghemat listrik setara 600 watt. Penghematan tersebut setara dengan pemberian akses listrik kepada satu rumah tangga di daerah terpencil.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh dua pembicara sebelumnya, Kak Yunita sebagai Duta Hemat Energi di Makassar mengatakan bahwa upaya penghematan energi ini tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, harus terintegrasi dari pemerintah hingga ke masyarakat. Dan yang namanya perubahan perilaku tidak bisa dilakukan sekali atau dua kali saja, harus dilakukan secara kontinyu sebagai bentuk penyadaran yang akan menjadi gaya hidup.

Mbak Yunita bersama komunitas yang ada di Makassar telah mengkampanyekan hemat energi ini salah satunya adalah dengan memanfaatkan social media hingga dilaksanakannya suatu event seperti Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2017. Mbak Yunita bersama komunitas di Makassar telah menyatukan visi misi bersama dalam penghematan energi terutama saat perayaan Earth Hours. Hasilnya gerakan hemat energi ini cukup significant pada kehidupan anak-anak muda Makassar.

Ayo Menjadi Generasi Hemat Energi

Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen telah dilaksanakan di tiga kota besar pada tanggal 21 Mei 2017 lalu. Di Kota Makassar, kampanye ini melibatkan masyarakat melalui Fun Walk yang diadakan di Pantai Losari.

potong-10-persen potong-10-persen potong-10-persen potong-10-persen

Dalam kampanye tersebut masyarakat diajak untuk melakukan tiga langkah mudah untuk hemat energi, yaitu:

  1. Matikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai di rumah selama satu jam setiap hari.
  2. Hindari alat elektronik dalam posisi stand by dengan mencabut tusuk kontak.
  3. Jadikan hemat energi sebagai gaya hidup sehari-hari.

potong-10-persen

Dengan melakukan tiga langkah mudah di atas, maka dapat memberikan akses listrik yang dibutuhkan oleh satu rumah di daerah terpencil selama lima jam setiap hari. Mudah sekali kan teman-teman? Itu sebabnya kita perlu mengambil bagian menjadi duta energi sekarang juga. Dengan menjadi duta energi, secara tidak langsung kita bisa membantu saudara-saudara di daerah terpencil yang membutuhkan energi listrik untuk aktivitasnya sehari-hari.

Fun Walk dalam Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen berjalan dengan lancar. Masyarakat antusias sekali ketika mengikuti kampanye ini. Diharapkan sepulangnya dari kampanye tersebut, masyarakat dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum ditutup, berikut adalah beberapa gambaran sederhana yang dapat kita lakukan dalam rangka mendukung gerakan hemat energi potong 10 persen:

  1. Menggunakan lampu henat listrik atau LED
  2. Mengatur pendingin ruangan pada suhu 24 derajat
  3. Mematikan pendingin ruangan saat ruangan tidak digunakan
  4. Menutup kulkas dengan rapat
  5. Mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan
  6. Mencetak kertas secara bolak-balik
  7. Mematikan televisi saat tidak digunakan
  8. Mematikan lampu saat keluar ruangan

Nah teman-teman, mau kan ambil bagian menjadi generasi hemat energi sekarang juga? Yuk kita lakukan dari hal kecil di kehidupan sehari-hari. Langkah kecil kita ini tidak hanya memberikan manfaat besar bagi saudara kita nan jauh di sana, tetapi juga membantu dalam menjaga bumi agar tetap lestari.

9 Comments

    • evrithink

      Reply

      iya hemat energi dari sekarang ya, bermanfaat banget kan bagi diri sendiri maupun semuanya

  1. Reply

    Bulan lalu bayar listrik di rumahku naik mbak, dan udah bertekad untuk hemat energi mulai dari sekarang πŸ™‚

    Suka kelupaan matiin tv sampe ketiduran di kamar soalnya, trus suka lupa matiin lampu kamar mandi pulak πŸ™
    Hal sepele, tapi kalo dilakukan tiap hari lumayan juga kan yah πŸ™‚

    • evrithink

      Reply

      betul mbak, jangan sampai kelupaan lagi ya, masa tv jadi nonton kita haha

  2. Reply

    Terimakasih Mbak artikel himbauan hemat energinya.
    Himbauan point ‘5. Mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan’ Shinta akan langsung terapkan

    • evrithink

      Reply

      Iya makanya sayang kan kalo gak terlibat karena hanya sedikit saja partisipasi yg dibutuhkan

  3. Pingback: Fun Walk Kampanye Hemat Energi Potong 10 Persen | Sebatas - Cakrawala - Evi - Indrawanto

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *