Kenalan dengan Cah Kesesi Ayu Tea

kesesi

Sepintas saat saya membuka blog mbak yang mengaku dari Desa Kesesi ini adalah orang sunda berkat kata “tea” yang melekat pada tag line blognya. Kata “tea” tersebut soalnya identik dengan orang sunda yang sering menggunakan kata tersebut sebagai penekanan. Misalnya seperti kalimat ini: “yang itu tea kan”. Tapi ternyata saya salah, mbak dari Desa Kesesi ini bukan orang sunda, karena letak Desa Kesesi saja adanya di Pekalongan. Sebenarnya siapa sih dia? Penasaran ya.

Dia adalah Mbak Noorma, panggilan akrab dari Noorma Fitriana M. Zain. Saya penasaran mewawancarinya karena menurut saya Mbak Noorma ini juga termasuk orang yang sibuk lho karena selain ngeblog, dia juga seorang dosen di STAIN Pekalongan. Belum lagi dengan profesinya sebagai ibu rumah tangga saat dia pulang ke rumah, lantas bagaimana cara Mbak Noorma membagi waktunya ya?.

Ternyata setelah saya kulik lebih jauh, cara Mbak Noorma untuk tetap menulis di sela-sela kesibukannya adalah dengan memanfaatkan waktu yang lowong seandainya dia memiliki jam kosong di antara waktu mengajar. Atau jika tidak bisa banget, Mbak Noorma baru akan menulis jika anak-anak sudah tidur, bahkan saat bangun di pagi hari dia juga menyempatkan untuk menulis. Benar-benar luar biasa ya, rupanya ada yang jadwalnya lebih padat selain saya hehe.

Kegiatan blogging yang dilakukan oleh Mbak Noorma terbilang cukup lama, yaitu sejak Beliau kuliah s1, tetapi baru mulai aktif di 2012. Karena ingin menambah teman, Mbak Noorma bergabung dengan komunitas blogger bernama warung blogger. Dari sana Mbak Noorma mulai kenal beberapa blogger senior seperti Mba Susindra, Uncle Lozz, sambil ikutan giveaway dan kuis yang diadakan oleh Pakdhe Cholik. Sejak itu tujuan ngeblog untuk mendapatkan lebih banyak teman akhirnya terwujud.

Mbak Noorma dan Keluarga

Saking khusunya ngeblog, Mbak Noorma memiliki banyak blog lho. Tetapi dia mengaku kalau tidak bisa menghidupkan semuanya. Sama saya juga gitu kok, punya 3-4 blog malah jadi kewalahan, tapi dibuat enjoy saja ya, pas bisa isi blog ya langsung ditulis. Eh balik lagi ke Mbak Noorma, blog lain yang dimiliki Mbak Noorma itu menurutnya semacam blog cadangan untuk menyimpan link yang dihubungkan ke blog utama. Jadi semacam saling mendukung satu sama lainnya.

Sayangnya jumlah blog yang banyak ini tidak diimbangi dengan konsistensi yang menurut Mbak Noorma menjadi kesulitan tersendiri saat ngeblog. Apalagi saat ini dia agak kesulitan menulis satu minggu sekali saja karena membagi waktunya agak susah. Belum lagi kalau sedang jenuh untuk ngeblog, Mbak Noorma mengaku gara-gara sedang jenuh dia hampir 3 bulan belum mengupdate blog.

Tetapi bukan bu dosen namanya kalau membiarkan rasa jenuh tersebut terus mendera, nanti malah dicontoh oleh mahasiswanya lagi hehe. Kalau jenuh melanda, biasanya Mbak Noorma langsung mengingatkan diri sendiri bahwa salah satu rezekinya datang dari blog. Jadi kalau dia males, nanti satu pintu rezeki bisa hilang. So kalau Mbak Noorma sudah ingat seperti itu, dia mulai semangat lagi.

Mbak Noorma memiliki harapan terhadap kegiatan ngeblognya yaitu dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Dia mengatakan bahwa sampai sekarang masih ada email masuk dari pembaca terkait postingan yang Ia tulis dalam blognya. Hal tersebut adalah salah satu bagian yang membuatnya bahagia karena ternyata masih banyak orang yang membaca blognya.

Terakhir, sebelum menutup wawancara yang dilakukan via messenger, Mbak Noorma memiliki pesan untuk teman-teman blogger lainnya yaitu untuk tidak ikut menyebar konten negarif atau kabar terkait hoax. Kemudian ketika menjadi buzzer atau blogger juga harus tetep yang beretika, jangan sampai karena materi jadi saling sikut. Hmmm…memang ada yang begitu ya? ya semoga saja tidak ya.

Baiklah teman-teman, jika ingin mengenal Mbak Noorma lebih jauh, dapat mengunjungi halaman website dan media sosialnya di bawah ini ya. Sampai jumpa.

Noorma Fitriana M. Zain

Website: http://www.noormafitrianamzain.com/

Instagram: @noormafitrianamzain

Facebook: Noorma Fitriana M. Zain

8 Comments

  1. Reply

    Mbak Noorma ini bener2 sibuk ya Mbak, tapi walaupun sibuk kelihatannya ceria selalu. Sukses terus Bu Dosen 🙂

  2. Reply

    Waah ini tetangga-an kabupaten denganku mbak, Batang-Pekalongan, serumpun. Bisa kopdar kalau mudik nanti… Salam kenal mb Noorma (kl namanya sih sdh tdk asing lagi,hehe)

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *