Kota Deltamas, Kota Mandiri untuk Masa Depan dengan 3K+1

KOTA DELTAMAS

Kota Mandiri Untuk Masa Depan dengan 3K+1

Suatu hari di Sabtu ceria, saya dengan semangat 45 berangkat dini hari sekali dari Bogor menuju Bekasi. Semangat saya ini terbentuk karena akan mengunjungi sebuah kota mandiri yang mengintegrasikan hunian dengan area komersial serta industri. Sebuah gambaran kota yang teratur dan nyaman untuk masa depan.

Sepemahaman saya, yang namanya integrasi itu sangat baik karena dapat menciptakan keterpaduan sehingga tujuan yang ingin dicapai mudah terpenuhi. Itulah yang saya pelajari ketika berkunjung ke kota mandiri bernama Kota Deltamas yang terletak di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Sebenarnya saya sudah sering mendengar nama Kota Deltamas. Bahkan ketika beberapa kali melintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek, saya sering melihat tulisan besar Kota Deltamas.

Menuju Kota Deltamas di Exit KM 37 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Pusat, Sumber: kacafilmbekasi.com
Menuju Kota Deltamas di Exit KM 37 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Pusat, Sumber: kacafilmbekasi.com

Sebelum pergi ke Kota Deltamas, saya memiliki pemahamam bahwa kawasan tersebut sama seperti konsep perkotaan pada umumnya yang tak jauh dari kesan padat atau gersang karena minimnya penghijauan. Apalagi di sana juga terdapat industri bertaraf internasional, sehingga memberikan kesan ramai berpolusi di kawasan yang memiliki luas 3177 hektar.

di Kota Deltamas, hijau dan saya suka
di Kota Deltamas, hijau dan saya suka

Tetapi setelah saya menyaksikan sendiri bagaimana kondisi lingkungan di Kota Deltamas, semua kesan tentang wilayah yang padat atau gersang itu tidak ada. Berganti dengan gambaran wilayah yang ramah bagi siapapun apabila hendak tinggal dan berkarya di sana.

Saya semakin dibuat penasaran oleh konsep yang ditawarkan oleh Sinar Mas Land bersama Sojitz Coorporation ini. Dapat dikatakan bahwa Kota Deltamas ini menjelma sebagai kota mandiri yang 3K+1 alias 3 kawasan terintegrasi plus 1 kawasan integrasi lainnya.

Apa sajakah di 3K+1? Mari yuk kita kupas satu per satu.

K1: Kawasan Industri Hijau dengan Penataan yang Baik

Kawasan industri menjadi ciri Kota Deltamas dari inisial K yang pertama. Itu karena Kota Deltamas memang merupakan kawasan terpadu modern berbasis industri kelas internasional yang di dalamnya juga terdapat kawasan komersial dan hunian di Kabupaten Bekasi.

Sinar Mas Land dan Sojitz Coorporation adalah dua perusahaan besar dibalik hadirnya Kota Deltamas, Kedua perusahaan tersebut kemudian mendirikan PT Puradelta Lestari Tbk untuk mengembangkan Kota Deltamas menjadi sebuah kota mandiri dan pusat aktivitas di timur Jakarta.

Kawasan industri yang terkenal di Kota Deltamas adalah GIIC yang merupakan kependekan dari Greenland International Industrial Center. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, meskipun judulnya adalah kawasan industri, namun tidak seperti kawasan industri pada umumnya yang terkesan gersang dan berpolusi.

Greenland yang terdapat pada kata GIIC bukanlah hanya tagline semata. Saat saya berada di GIIC, saya melihat sendiri bahwa kawasan industri bertaraf internasional ini sangat tertata dan jauh dari kesan gersang serta polusi. Saat berada di sana, saya tidak melihat adanya polusi, padahal saat itu pabrik-pabrik yang ada di sana sedang beroperasi.

GIIC4

Itu karena kawasan GIIC menerapkan standard ramah lingkungan, sehingga masing-masing industri di sana saling menjaga lingkungan masing-masing.

Jalan yang membentang di antara kawasan industri tersebut dibuat dengan panjang dan lebar sedemikian rupa sehingga memungkinkan lalu lalang kendaraan tidak terganggu. Ini yang saya katakan bahwa GIIC ini juga memberikan kenyamanan fasilitas bagi para usernya karena memang Sinar Mas berkomitmen untuk menjaga ketertiban di kawasan secara bersama-sama. Jadi, tidak ada tuh yang namanya macet karena sedang ada “bubaran pabrik” alias saat jam karyawan pulang bekerja di sore hari.

Kawasan Industri GIIC ini luasnya hampir 1500 ha. Menurut informasi, sudah ada sekitar 120 perusahaan yang bergabung di GIIC yang membuktikan bahwa industri yang ada di Kota Deltamas adalah bertaraf internasional.

Apabila dilihat, mayoritas perusahaan yang sudah bergabung di Kawasan Industri GIIC ini sebanyak 70% bergerak di bidang otomotif dan terkait otomotif (baik supportingnya berupa logistik maupun spare part). Tetapi ada juga perusahaan beverage seperti perusahaan mayonase dan perusahaan roti.

Mayoritas perusahaan yang mendirikan pabriknya di Kawasan Industri GIIC berasal dari negara Jepang (sebanyak 20%), ada juga Amerika, Jerman, China, Australia, dan New Zealand.

Beberapa perusahaan besar yang saya lihat berada di Kawasan Industri GIIC di antaranya adalah:

11

> Suzuki yang menempati luasan sebesar 130 hektar. Suzuki menjadikan GIIC sebagai tempat perakitan dan produksi unit kendaraannya seperti Suzuki Ertiga, Suzuki Carry, Suzuki Swift, Suzuki Ignis, seluas 130 ha sendiri untuk suzuki.

> Wuling Motors. Kehadiran Wuling Motors di Kawasan Industri GIIC ini tidak hanya membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang, tetapi juga memberikan devisa negara karena Wuling Motors di GIIC dijadikan basis produksi untuk Indonesia dan Asia tenggara.

12

> Astra Honda Motor seluas 38 ha. Di dalamnya terdapat sirkuit untuk melakukan testing terhadap produk baru yang dihasilkan.

> Pabrik Ban Maxis asal Taiwan dengan luas 35 ha yang dikhususkan untuk memproduksi ban sepeda.

> Mitsubishi Motor yang memproduksi mobil dengan nilai ratusan juta rupiah. Mitsubishi juga membangun mini sirkuitnya di sini untuk menguji produk terbarunya. Produk seperti Mitsubishi Xpander, Mitsubishi Pajero, Mitshubishi L300, dan Mitsubishi Outlander diproduksi di Kawasan Industri GIIC.

13

> Kemudian ada juga perusahaan dalam negeri seperti PT Tractor Indonesia yang memproduksi mini ekskavator serta traktor.

Dan masih banyak lagi beberapa perusahaan besar lain yang bergabung di Kawasan Industri GIIC.

K2: Kawasan Komersil untuk Mendukung Kebutuhan Para Penghuni

Inisial K yang kedua adalah kawasan komersil. Area komersil yang ada di Kota Deltamas terbagi menjadi 3 kategori yaitu Main Boulevard (tepat di pinggir jalan utama), Artery Boulevard (terletak di dalam lingkaran hunian distrik) dan Community (terletak di antara cluster). Pembagian tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para penghuni.

Produk yang ada di kawasan komersial di antaranya adalah Diamante, El Premio, Green Leaf Terrace, Greenland Square, Boulevard Fresno, Calgary & Riviera, Spanish Square, Redwood, Porto Square, Pasar Modern Al-Hambra, Paris-Trocadero, Paris-Eiffel, Palais De Paris, Notredame, Verona Gallery, Waikiki Boutique Shop, Pasadena Boutique Shop, Coral Blue, dan High Garden.

Nah pada tanggal 8 Desember 2018 kemarin, saya berkesempatan untuk mengenal lebih dekat terhadap salah satu unit komersilnya dalam acara Launching Diamante Business Gallery dan Deltamas Digital Day.

diamante-kota-deltamas
kota-deltamas y6

Produk properti komersil yang dilaunching pada minggu pertama di awal Desember 2018 tersebut bernama Diamante yang berarti diamond dalam bahasa Italy.

Diamante merupakan premium business gallery yang terletak di lokasi strategis sehingga sangat cocok untuk berbagai jenis macam usaha seperti perkantoran, bank, fast food dan premium restaurant.

Saking premiumnya produk komersial ini, unit yang dibangun sangat terbatas jumlahnya yaitu hanya sebanyak 12 unit yang dipasarkan mulai dari harga Rp 2,9 milyar saja. Tidak tanggung-tanggung lho, saat peluncuran kemarin, sudah ada dua pembeli unit bangunan komersial terbaru yang memiliki 3,5 lantai tersebut.

Mereka adalah Bapak Targono yang membeli 1 unit Diamante dan Ibu Devi yang membeli 6 unit Diamante secara langsung. Wow keren banget ya, saat ditanya mengapa berani membeli unit Diamante, mereka menjawab bahwa lokasinya sangat strategis untuk dijadikan usaha.

Ibu Devi, Pembeli 6 Unit Diamante
Ibu Devi, Pembeli 6 Unit Diamante

"Lokasinya strategis, sehingga tidak ragu untuk membeli 6 unit Diamante langsung, saya tidak sulit apabila ingin menjualnya lagi" kata Ibu Devi, pembeli 6 unit Diamante.

Berkat pembelian unit tersebut, baik Bapak Targono maupun Ibu Devi masing-masing membawa doorprize sesuai dengan jumlah unit properti Diamante yang telah dibeli.

Melihat ada pembeli yang langsung memborong beberapa unit Diamante menandakan bahwa Diamante memang sangat menjanjikan untuk dimiliki.

 

 

 

 

D I A M A N T E

 

 

 

 

Diamante Premium Business Gallery di Kota Deltamas didesain dengan nuansa eksklusif, elegan, formal, dan megah. Ada dua tipe bangunan yang ditawarkan oleh Diamante yaitu tipe sudut dan tipe standard yang menghadap jalan dengan ketinggian bangunan 3,5 lantai dan parkiran.

Asiknya Diamante ini adalah memiliki dua pintu masuk untuk memudahkan para pengunjung. Selain itu, bangunan ini didirikan dengan menggunakan pondasi mini-pile, pre-cost wall untuk dinding, homogenous tile dengan tampak marble yang elegant untuk eksterior dinding, aluminium untuk kusen dan pintu utama, plat beton untuk atap, dan gypsum untuk plafond.

Tidak hanya itu lho, Diamante juga dilengkapi dengan sanitair, listrik, air dan instalasi telepon. Dengan begitu solusi kebutuhan perniagaan bagi para pengembang bisnis menjadi terpenuhi.

K3: Kawasan Hunian yang Nyaman

Woodchester
Woodchester

Kawasan industrinya sudah ada dan kawasan komersialnya juga sudah ada. Di Kota Deltamas juga ada kawasan hunian yang menjadi inisial K selanjutnya.

Berdasarkan informasi dari website Kota Deltamas, diketahui bahwa luas lahan yang disiapkan untuk pembangunan hunian adalah sekitar 26% dari total pengembangan Kota Deltamas. Hingga saat ini sudah ada 16 cluster yang terbangun di kawasan hunian Kota Deltamas.

Keunggulan dari hunian di Kota Deltamas adalah fasilitas keamanan 24 jam kepada setiap penghuni dengan adanya sistem entry point berupa cluster. Hunian di kawasan ini terbagi menjadi tiga zona, yaitu American Zone, European Zone, dan Woodspring.

Kemudian untuk memenuhi kebutuhan sosial dan hiburan para penghuni, disetiap cluster dilengkapi dengan adanya Cluster Park yang terdiri dari tempat berkumpul, children playground, dan fasilitas olah raga.

Beberapa cluster yang ada di Kota Deltamas di antaranya: Naraya Park, Woodchester, Malibu, Bahama, Pasadena, El Verde, Parthenon, Nice, Catania, dan Catalonia.

Plus 1: Terintegrasi dengan Pusat Pemerintahan

Lengkap ya kawasan integrasi Kota Deltamas. Tetapi dari ketiga kawasan tersebut, masih ada 1 tambahan kawasan yang turut berintegrasi dengan Kota Deltamas yaitu adanya pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi yang sangat dekat dengan Kota Deltamas. Saking dekatnya, dapat saya gambarkan kalau letaknya benar-benar berdampingan dengan Kota Deltamas dan tanpa sekat lho.

kantor bupati bekasi

Kantor Bupati Kabupaten Bekasi, Kantor DPRD, kantor polisi dan koramil, kantor pengadilan, dan lainnya ada di pusat pemerintahan seluas 40 hektar yang dekat dengan Kota Deltamas tersebut. Uniknya lagi, pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi tersebut berbentuk pentagon, sejalan dengan konsep modern yang diusung oleh Kota Deltamas.

Jika pusat pemerintahannya cukup dekat, maka untuk mengurus keperluan terkait administrasi sangat terbantu tanpa membuang waktu serta tenaga.

Ada satu pertanyaan yang saya ajukan ketika berada di Kota Deltamas yaitu jika semua kawasan sudah lengkap, bagaimana dengan fasilitas umum seperti sarana pendidikan dan kesehatan?

Ternyata kedua fasilitas penting tersebut baik sarana pendidikan dan kesehatan juga sudah ada di Kota Deltamas, sehingga yang namanya kota mandiri yang terintegrasi satu sama lain benar-benar terwujud.

Setelah membaca fasilitas apa saja yang ada di Kota Deltamas, saya dapat merincinya ke dalam point-point berikut ini:

Sarana Pendidikan

Di Kota Deltamas ada kampus ITSB (Institut Teknologi Sains Bandung). Nah ini merupakan bentuk kerjasama serta integrasi antara Sinar Mas, ITB, serta Pemerintah Kabupaten Bekasi. Integrasi jelas terlihat di sini karena tenaga pengajar didatangkan langsung setiap harinya dari ITB. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga sering memberikan penyuluhan kepada ITSB melalui dinas terkait guna menyukseskan pendidikan.

Kemudian ada juga sarana pendidikan lainnya seperti Sekolah Pangudi Luhur, Korean Education Complex, SMK Ananda Mitra Industri, dan Jakarta Japanese School Cikarang.

Sarana Kesehatan

Di Kota Deltamas juga ada Rumah Sakit Mitra Industri untuk melayani kesehatan para penghuni. Dan berdasarkan informasi, Rumah Sakit Sentra Medika juga sudah membeli lahan di sana untuk membangun fasilitas kesehatan.

Hotel and Serviced Apartment

Di Kota Deltamas juga terdapat hotel dan serviced apartment yang menjadi pilihan siapapun yang akan datang dan tinggal di Kota Deltamas.

Fasilitas Pendukung Lain

Selain kawasan integrasi, Kota Deltamas juga menyajikan fasilitas pendukung lain yang menarik yaitu Deltamas Sport Center.

Lalu kabar baiknya adalah akan segera hadir Aeon Mall terbesar di Asia Tenggara yang dibangun di atas lahan seluas 20 hektar di Kota Deltamas. Proses pembangunan Aeon Mall ini akan dimulai pada quartal ketiga pada tahun 2019.

Mantab ya, Kota Deltamas benar-benar mampu mengintegrasikan setiap lini yang mendukung kehidupan. Gambaran akan kota modern yang nyaman bagi penghuni kini benar-benar terwujud.

Keuntungan Berinvestasi Properti dan Tinggal di Kota Deltamas

Dari hasil observasi selama berada di Kota Deltamas, ditambah dengan informasi yang saya peroleh, saya dapat menyimpulkan beberapa keuntungan apabila tinggal atau berinvestasi properti di Kota Deltamas. Di antaranya adalah:

Lokasi Strategis

Lokasinya strategis, di sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek sehingga tidak terlalu sulit untuk keluar masuk dari dan ke Kota Deltamas.

Akses Langsung

Kota Deltamas memiliki akses langsung dari jalan tol di km 37 keluar pintu tol Cikarang Pusat sehingga sangat mudah untuk mobilisasi.

Kawasan Terintegrasi

Memiliki kawasan yang terintegrasi lengkap antara industri, komersil, hunian, pusat pemerintahan, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan.

Ramah Lingkungan

Kawasan yang dibangun memiliki konsep ramah lingkungan, sehingga walaupun dekat dengan kawasan industri namun terhindar dari kesan gersang atau polusi.

Konsep Modern

Kota Deltamas memiliki konsep bangunan yang modern seperti adanya zona eropa atau zona amerika pada kawasan hunian dan menggunakan bahan berkualitas pada saat pembangunan.

Future Development

Adanya pengembangan jalur akses atau future development yang akan dibangun sebuah jalan tol utama antara Jatiasih-Cikampek sehingga jalan tersebut akan terhubung dengan Jalan Outer Ring Road (JORR). Hal tersebut membuat lokasi bisa melewati wilayah bagian selatan dari Kota Deltamas.

Akses Lebih Mudah

Tak jauh dari Kota Deltamas juga akan dibangun stasiun pemberhentian Kereta Cepat Jakarta Bandung yang menjadikan akses bagi Kota Deltamas lebih mudah.

Demikian pemaparan saya mengenai Kota Deltamas. Gambaran akan kota mandiri yang mengintegrasikan tiga kawasan tersebut benar-benar nyata dan mudah diakses oleh siapapun. Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi atau datang langsung ke alamat berikut ini ya. Sampai jumpa.

Marketing Office Kota Deltamas

Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 37 Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Indonesia 17530.

Phone: +62 21 8997 1188

Fax: +62 21 8997 2028

Web: http://kota-deltamas.com/

13 Comments

  1. Nova

    Reply

    Oh teh ev ternyata di Kota Deltamas ada industrinya juga, aku pikir hanya perumahan aja, beberapa kali lewat km37 tadi belum pernah mampir ke kota deltamas

  2. Dini Tri Lestari

    Reply

    Konsepnya bagus, terintegrasi penuh, apalagi ada pusat pemerintahannya, lengkap ya jadi mudah kalau mau urus administrasi

  3. Reply

    Mantap!
    All in one itu mah.. Mungkin hal-hal positif yang ada di Deltamas bisa diadopsi juga di kota-kota besar Indonesia untuk menjadikan Indo yang lebih baik 😀

    • evrithink

      Reply

      Konsepnya bagus, pembangunan Yang melihat masa depan, terpadu dengan beberapa lini

  4. Reply

    Dulu aku pernah lewat kota deltamas, yah masih banyak rawa-rawanya gitu deh, tapi sekarng kayaknya udah lebih maju ya. Soalnya aku jarang lewat lagi, paling ngelewatin tugu deltamas kalo pas pulang kampung.

  5. Reply

    Semoga kemacetannya semakin berkurang ya mba, soalnya macet bae ih, apa lagi pembangunan kali ya?!. Belum lama ini saya lewat sini dan mengabadikannya, niatnya mau ikutan lomba, eh malah kelupaan, wkwkwkwk…

  6. Reply

    Mbak Evri, salam kenal. Tulisannya bagus dan komprehensif. Namun ada sedikit kesalahan penulisan informasi di halaman ini, di mana tertulis Rumah Sakit Mitra Industri di kalimat: Di Kota Deltamas juga ada Rumah Sakit Mitra Industri………………….
    Yang benar adalah:
    1. Di Kota Deltamas memang ada rencana untuk pembangunan Rumah Sakit Mitra Keluarga (bukan Mitra Industri), dan RSMK sudah membeli lahan seluas 1,3 Hektar di Kota Deltamas sejak tahun 2017
    2. Tapi saat ini (Agustus 2019) RS belum berdiri. Kebetulan di sebelah lokasi RS ada SMK Ananda Mitra Industri yang telah berdiri, jadi ada kemungkinan namanya tertukar.
    3. Rencananya Rumah Sakit sudah berdiri di akhir 2021, atau paling lambat 2022. Demikian klarifikasinya.
    Tetap semangat menulis terus ………………… – Jon

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *